KONSUMSI 6 MAKANAN INI AGAR TERHINDAR DARI KANKER

Oleh : dr. Ryan Reinardi Wijaya
Share

You are what you eat. Peribahasa Inggris ini dapat diartikan secara harafiah sebagai “kamu adalah apa yang kamu makan”. Tak dapat dipungkiri, makanan menentukan kesehatan kita. Makanan akan memberikan kita kekebalan tubuh terhadap penyakit, termasuk di dalamnya penyakit kanker.

Lebih baik mencegah daripada mengobati; sebelum menderita kanker, ada baiknya kita melakukan usaha untuk mencegahnya. Simak daftar di bawah untuk mengetahui jenis makanan apa saja yang harus dimakan agar terhindar dari kanker.

  1. Beras dan gandum

https://pixabay.com/en/barley-beer-rice-agriculture-field-2249550/

Beras dan gandum umumnya merupakan sumber energi utama kita di Indonesia. Walaupun demikian, tidak sembarang beras dan gandum yang dianjurkan. Untuk menghindari kanker, disarankan untuk mengonsumsi beras dan gandum yang tinggi serat dan tidak diproses (dimasak) berlebihan.

Beberapa contoh jenis beras dan gandum yang baik untuk kesehatan adalah beras merah, roti gandum, dan pasta gandum.

 

  1. Sayuran

https://pixabay.com/en/kohl-plant-vegetables-edible-food-1498842/

Sayuran memiliki kandungan vitamin, mineral, serta serat yang tinggi. Belum lagi kandungan fitokimianya yang dapat berfungsi sebagai antioksidan. Oleh karena itu, World Health Organization (WHO) menyarankan untuk mengonsumsi setidaknya 400 gram sayuran dan buah setiap harinya.

Sayuran yang dikonsumsi juga sebaiknya dalam berbagai warna sehingga nutrisi yang didapatkan bervariasi. Contoh sayur-sayuran yang baik untuk dikonsumsi adalah sayur berdaun (misalnya bayam dan kangkung) ataupun berbonggol (misalnya brokoli dan bunga kol). Selain itu, konsumsi sayuran seperti tomat dan bawang juga diketahui dapat menurunkan risiko kanker.

Konsumsi sayuran berpati (misalnya kentang, singkong, dan ubi) dalam jumlah besar tidak disarankan karena kandungan kalorinya yang tinggi sehingga dapat meningkatkan berat badan. Berat badan yang berlebihan akan meningkatkan risiko timbulnya penyakit kronis, salah satunya kanker.

 

  1. Buah-buahan

https://pxhere.com/id/photo/863458

Buah-buahan juga diketahui tinggi akan vitamin, mineral, dan serat. Kandungan fitokimianya juga tidak kalah banyak dengan sayuran. Sama seperti sayuran, WHO menyarankan untuk mengonsumsi buah bersama sayuran setidaknya 400 gram per harinya. Jenis buah-buahan yang dikonsumsi sebaiknya divariasikan untuk mendapatkan manfaat yang maksimal.

 

  1. Kacang-kacangan

https://pixabay.com/en/peanuts-nuts-cores-snack-1112/

Disarankan untuk mengonsumsi kacang-kacangan setiap makan besar. Sebab, kacang-kacangan memiliki kalori yang rendah dibandingkan makanan pokok (beras atau gandum) sehingga dapat menjaga berat badan yang ideal. Selain itu, konsumsi kacang-kacangan juga dapat membuat kita merasa lebih kenyang. Produk olahan kacang-kacangan (misalnya tahu dan  tempe) juga dapat dikonsumsi sebagai sumber protein nabati.

 

  1. Ikan

https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Ikan_tongkol_di_Karimun_Jawa.JPG

Ikan tinggi akan kandungan asam lemak omega-3 yang memiliki efek anti-radang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ikan dapat menurunkan risiko kanker. Namun, jumlah penelitian yang ada sangat sedikit dan berkualitas rendah untuk sungguh-sungguh membuktikan bahwa konsumsi ikan dapat mengurangi risiko kanker. Walaupun demikian, tetap disarankan untuk mengonsumsi ikan setidaknya 2 kali seminggu.

 

  1. Daging

https://pixabay.com/en/roast-beef-meat-fresh-1881520/

Daging memang merupakan sumber protein yang baik. Akan tetapi, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daging merah dan olahan daging dapat meningkatkan risiko terhadap kanker, terutama kanker usus besar. Demikian pula daging yang dibakar, digoreng, atau diasinkan.

 

Oleh karena itu, mulailah mengurangi konsumsi daging merah (misalnya daging sapi, daging kambing, dan daging domba). Memasak daging juga sebaiknya dengan cara direbus atau dipanggang. Batasi konsumsi daging maksimal 500 gram per minggu. Apabila memungkinkan, gunakan daging putih (misalnya daging ayam dan bebek) sebagai ganti daging merah

 

Itulah beberapa makanan yang diketahui dapat menghindari kanker. Konsumsi makanan yang sehat akan membantu menjaga berat badan yang ideal. Dengan mempertahankan berat badan ideal, risiko kanker akan berkurang. Tentu saja hal tersebut harus disertai dengan pola hidup sehat (berolahraga, tidak merokok, dan tidak minum alkohol) untuk menurunkan risiko terjadinya kanker.